Minggu, 15 Februari 2009

Pemuda takkan Pernah Tua

nemu tulisanku waktu semester dua lalu...

kasih komentar ya...


Pemuda takkan pernah tua. Bila generasiku mulai menua, akan ada lagi pemuda-pemuda dari generasi baru yang akan memegang tongkat estafet –seperti yang telah tercatat dalamkitab-kitab terdahulu-.

Atau kuganti saja stetmenku? Bahwa aku tak mau tua. Seperti mereka-mereka yang begitu idealisnya saat muda, namun berubah ketika mulai menua bersama gelimangan harta dan kekuasaan. Ada juga para tetua yang tetap dengan idealisme mereka bersama kegelapan dan keterasingan. Semuanya tak ada gunanya. Jadi, jangan pernah tua!

Jangan pernah tua karena…

Jika kau tua, mungkin kau akan melupakan idealismemu atau justru tersudut di sudut-sudut gelap dengan mempertahankan idealismemu. Ayolah, kau hanya menyimpan idealismemu sendiri kan?

Lalu, generasi pelanjutmu tak ada yang terkader sempurna. Mereka hanya kerupuk-kerupuk yang segera lembek terciprat air. Sudahlah, jangan menyalahkan siapa-siapa. Birokrasi keterlaluan dengan mempertaruhkan kematangan jiwa dan raga anak didiknya tanpa prosesi pengaderan, namun kau yang di sana, menggeser rahang adik baru bukan contoh yang bagus!

Ini bukan zaman Rasulullah, benar! Tapi toh, Rasul dulu memulai dengan nol. Zaman jahiliyah. Orang-orang masih bodoh, keras kepala, karatan dengan adatnya yang kuno, sombong, kafir pula. Namun toh beliau akhirnya berhasil sempurna.

Nah sekarang. Kekerasanlah satu-satunya cara. Apa kau ingin menyalahkan keadaan? Menyalahkan situasi? Menyalahkan system dan lingkungan?

Aku tidak tahu. Rasa-rasanya aku ingin berpaling dari wajah-wajah baru itu…

Nah, bagaimana jika angkatanku jadi maba abadi saja?

Minggu, 28 September 2008

berada jauh dari kota kelahiran...my trully palace...
berada jauh dari sahabat...
teman-teman...
odo'-odo'....halah...
dari laptop...
dari kampus...
dari lantai tiga...

hikz, aku ingin pulang!

MissUMakassar....

280908,

Rabu, 10 September 2008

ampuun...

tadi siang Lab LLD...

percobaan pertama...

Hukum Dasar Listrik...

Dasar!!! Masih DASAR!!!!

Tapi asisten bilang...

"SITTI.....!!!! Kenapa ancur skali kelompokmu????"


T____T

Sabtu, 06 September 2008

tidak jie

hiks...hiks... cuma mw mengadu pada...siapa saja atau pada diri sendiri mo pade' deh...
yg jelas napa diy smua yg coba se simpan sendiri jadi ketahuan orang2?

Huh! Nda menghargai privasi!

...andaikan orang-orang yang pernah dengar puisiku mau hapus ntu file-file sampah....

WHUAA!!!!!!!!!! T_T

Jumat, 22 Agustus 2008

apa kau mencintaiku?

Jangan tampakkan anggunnya aurora di depan mata!

Berhentilah menyanyikan lagu-lagu indah!

Hapuslah puisi-puisi tentang malam yang hangat!

Buanglah hatimu yang biru!

Dan tutup matamu!

Jangan menatapku seperti itu!

Aku sakit hati…

Skeptisonthecorner, 180808

...terbang...

Terbanglah dengan bebas
Bersama debu-debu kecil yang tadinya tak terhirau

Terbanglah dengan bebas

Jangan pedulikan dahan-dahan rapuh yang tak mau dihinggapi
Palingkan wajahmu dari kupu-kupu yang angkuh
Lupakan nyanyian kutilang yang menyakitkan
Buang harapanmu akan pelangi

Terbanglah…

Terbanglah sampai mati
Toh takkan ada yang peduli…

Skeptisonthecorner,180808

Tersenyumlah...

Tersenyumlah!
Tersenyumlah walau
aku tak tahu itu untuk siapa

Mengapa mereka berkata kau untukku?
Sedang kau menatapku hangat saja tak pernah

Tersenyumlah!
Tersenyumlah sekali lagi
karena itu cukup untuk mengusir gelisahku

tersenyumlah, kumohon!
Dari sini pun kau begitu indah…

130808